"Saat Jokowi Naik Commuter Line... Berjalan memasuki stasiun, Jokowi tampak santai mengenakan kemeja putih lengan panjang tergulung dan celana hitam. Jokowi didampingi ajudan Presiden Kolonel (Pnb) Nurdin, Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono, Komandan Grup A Paspampres Kolonel Inf. M Hasan, dan Kepala Biro Protokol Ari Setiawan. Presiden kemudian menaiki commuter line jurusan Stasiun Bekasi yang berangkat dari peron 2. Di dalam gerbong kereta, Presiden menyalami para penumpang dan para penumpang minta berfoto bersama dengan pak jokowi.
"Kalau presidennya saja mau naik kereta, maka parpol pendukungnya harusnya mau jalan kaki. Bekerja door to door yakinkan rakyat," ujar Ketua DPP Bamusi Zuhairi Misrawi di Meulaboh, Aceh, kamis 7 Maret 2019.
Zuhairi mengatakan, bila Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Amin menang di Pilpres 2019, maka mereka bisa melanjutkan komitmen dan pengabdian kepada rakyat.
"Kalau kita menang, insyaallah kita bisa melanjutkan komitmen pembangunan bangsa," tutur Zuhairi.
Sementara itu, Ketua DPD PDIP Aceh Karimun Usman menjelaskan, dari 23 kabupaten dan kota di Aceh pada Pemilu 2014 lalu, Jokowi hanya menang di 7 kabupaten dan kota.
Meski kalah, Jokowi ternyata justru terus mendorong pembangunan di Aceh. Peletakan batu pertama pembangunan jalan tol pun sudah dilakukan Jokowi, dan bukti lainnya adalah pembangunan bendungan di Pidie serta drainase kota di Pidie Jaya.
Kerja Keras untuk Jokowi
Karimun mengatakan, PDIP dan seluruh parpol pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin di Aceh harus bekerja keras memenangkan Jokowi-Ma'ruf di pemilu 2019.
"Khususnya kepada kita sebagai parpol pengusung utama, kita harus bergerak ke rumah-rumah demi memenangkan Jokowi-Ma'ruf," tegas Karimun.
Konsolidasi dilakukan dalam rangkaian Safari Kebangsaan X menyusuri Provinsi Aceh dipimpin Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Di acara konsolidasi, selain Zuhairi, hadir juga Ketua DPD PDIP Aceh Karimun Usman, beserta para pimpinan DPC PDIP dari seluruh Aceh.
Hasto menyatakan, masyarakat Aceh akan lebih memilih pemimpin yang punya semangat keislaman yang kuat. Karena, pada abad pertengahan pun masyarakat Aceh sudah memiliki semangat gigih untuk menjadikan peradaban Nusantara berdasarkan dengan nilai-nilai Islam.
"Kita lihat, Walisongo dari Aceh saja ada. Ada Syarif Hidayatullah dan Syekh Maulana Ibrahim itu dari Aceh. Orang Aceh akan mempertahankan tradisi ini. Plus mereka tidak akan memilih pemimpin dengan tradisi kekerasan," ujarnya.
Meski begitu, Hasto mengaku tantangan masih menghadang TKN dalam bentuk hoaks yang kian marak beredar di berbagai wilayah di Indonesia.
Karena itulah, dalam safari kebangsaan ke Aceh, ia datang bersama para tokoh dan ulama untuk membersihkan informasi hoaks.
"Bersama dengan para relawan dan partai politik pendukung, menyampaikan hal yang baik-baik," tandas Hasto.
Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Hasto Kristiyanto mengatakan, masyarakat Aceh diyakini takkan memilih pemimpin dengan tradisi kekerasan di masa lalu. Sehingga, hal itu akan menentukan calon pemimpin yang akan dipilih masyarakat Aceh di Pilpres 2019.
"Kami yakin masyarakat Aceh begitu tidak suka dengan tradisi kekerasan," tukas Hasto di Blangpidie, Aceh, Kamis (7/3/2019)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar